Ucapan berduka cita - Jakarta Bombing 9 September 2004

| | Comments (9)
DOES GOD'S LIGHT GUIDE US OR BLIND US?

Sepertinya sudah cukup sampai disini kita bersimpati (kalo pun masih ada) pada setiap gerakan, setiap kelompok, setiap individu, setiap ide, setiap pemikiran yang DENGAN ALASAN APAPUN menghalalkan dikorbankannya individu lain demi sebuah tujuan, APAPUN TUJUAN tersebut.

Yang MEMAKSAKKAN kehendaknya dan tujuannya dengan KEKERASAN yang TIDAK DAPAT DIBENARKAN.

Kirimkan PESAN pada siapapun, dimanapun, tetangga, teman, keluarga, bahwa untuk masih bersimpati sesedikit APAPUN pada mereka ini adalah hal yang MEMALUKAN, hal yang TIDAK DAPAT DITOLERIR.

Sampaikan bahwa ketika KAMU meledakkan bom, ketika KAMU membunuh sesama, ketika KAMU DENGAN SADAR DAN SENGAJA membiarkan seorang saudara terkapar penuh luka dan darah maka kamu TIDAK! (SEKALI LAGI TIDAK!) BERBICARA dan BERJUANG ATAS NAMAKU, ATAS NAMA KELUARGAKU ATAS NAMA AGAMAKU, ATAS NAMA NEGRIKU.

KAMU disana, sendiri, dan akan segera kami lupakan.

KAMU bukanlah bagian dari KAMI.

9 Comments

hendra said:

Sangat disayangkan sekali, tindakan yang begitu keji, tapi jangan jangan ada permainan tingkat tinggi di balik semua ini. Mengapa nyawa manusia dipermainkan seakan akan hanya onggokan sampah yang tak berguna? Tuhan ampunilah mereka yang tidak mengerti apa yang sedang mereka perbuat

burpa said:

sampai sekarang dan sampai nanti, manusia macam itu akan terus ada.memang menjengkelkan, tapi itu tidak berarti kita berhenti menjalankan niat kita, yaitu menentukan nasib bangsa untuk lebih baik dan lebih bersatu. Mereka memang diciptakan untuk menjadi penjahat agar kita semua mengerti apa itu beradab dan apa itu biadab. Dosa mereka dan amal para korban, menjadi catatan pribadi Tuhan.

avianto said:

prinsip gue jelas. gak ada hal yang baik keluar dari kekerasan, never ever seen that in the long history of human kind.

ona said:

setuju Nda...gw speechless..:(

Gombloh said:

Bom 9 Sep.2004 adalah hasil kerja yang sangat biadab. Yang menjadi korban adalah Rakyat Indonesia rakyat kecil yang tdk. bersalah dan tdk. tahu apa-apa.

randy said:

Macan-pun masih berpikir 3x untuk memangsa manusia.FOR ANY REASONS!NOT HUMAN.

anny said:

Rasanya baru kemarin
kita berduka atas korban Bom di Bali, Jw Marriot
Rasanya baru kemarin....
Sekarang Bom Kuningan
menjelang pilpres kita harus menyiapkan kesedihan dan kedukaan di hati kita untuk sebuah perbuatan yang tidak Jelas!

new model army said:

Indonesia bangsa yg tidak mempunyai ahlak...makan bangsa sendiri,dng bom berakkin muka sendiri tidak yg islam,kristen,hindu,budha dll malu kalian yg beragama.Saya tidak merasa kasihan akan indonesia,tetapi saya kasihan akan bangsa indonesia,semoga tuhan murka akan kelakuan kalian dr pemimpin sampai koruptor dan tukang bom berilah mala petaka kpd mereka baik yg sudah terpilih dan yg sesudahnya..krn merekalah yang menghancurkan ahlak-ahlak bangsa dan generasi kita.APA SALAHNYA KITA BRBUAT KEBAIKAN DAN APA BAIKNYA KITA MEMBUAT KESALAHAN.

kuncoro said:

oke...
buat para Teroris...
jika kamu seAgama dengan ku
dan Agamamu mengatakan bahwa kamu akan masuk surga atas pembunuhan orang tak berdosa ....

ketahuilah aku nggak mau masuk ke surga yang itu.
Selamat menikmati Pahala atas pembunuhanmu, aku ngga mau pahala itu.

About this Entry

This page contains a single entry by enda published on September 10, 2004 11:55 AM.

Capres Idol was the previous entry in this blog.

Satu Pertanyaan is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01