Presiden Tanpa Tanda Seru!
Entah kenapa! Setiap kali orang bicara tentang calon presiden, baik itu pilihannya maupun pilihan orang lain!! Maka setiap kali itu juga pemakainan tanda seru tidak jauh ngekor dibelakang!
Dan hebohnya! Ga cukup satu! atau dua tanda seru!! Tapi dengan santainya tiga atau empat tanda seru nempel di belakang setiap kalimat!!!!
Ini terlihat jelas dari kebanyakan komen di blog ini!!
Apalagi kalo sudah ngomongin isu Agama! Koruptor! Maling! dan lain-lain!
Bikin bingung ga sih!!
Jarang rasanya kita bisa ngobrol! Baik-baik, dengan pendapat masing!! Ketika obrolan berubah jadi tentang pilihan partai! Atau pilihan presiden!
Seolah-olah! Pilihan cuma dua, kawan! Atau musuh!
Seolah-olah tiap kali, urat harus diregang! Dan mata harus dipelototkan!
Gawatnya! Bukan cuma tanda seru! HURUF BESAR JUGA IKUT MAIN. Lebih parah lagi, kalo HURUF BESAR JUGA TIDAK CUKUP, DITAMBAH PULA DENGAN TANDA SERU YANG TIDAK CUMA SATU ITU!!!!!!
Mau jadi apalah!
TOLONG! TANDA SERU SUDAH MEREDUKSI KAPASITAS SAYA! Dari seorang manusia, menjadi penulis tanda seru!!
Saya pilih A! B bajingan!
Saya pilih B! C didukung amerika!
Saya pilih C! D terima suap!
Saya pilih D! E perempuan!
Senin nanti! Ketika kita memilih! Mari kita sama-sama pilih capres yang bener! Yang jujur! Yang kita percaya! Yang pendukungnya tidak merasa perlu menuliskan tanda seru di setiap akhir kalimatnya!!!!!

saya mah taunya [!] tanda ini ada titik dan ada paku. Jadi tegantung org-nya, dia nyantumin brapa biji. Jumlahnya itu brarti no pilihan dia.. :D
Tul gak !!!!!!? hehehe.. *gw pake 6 biji nih*
kalimat terakhir, partisan tuh !....satu aja deh tandanya
bravo! my thought exactly!
*oops..pun not intended actually, baru sadar setelah ngetik. proof ur point, i guess :)*
Tanda seru dan HURUF BESAR -- keduanya yang saya tahu disukai oleh tukang kirim email spam. Apa kita mau memilih pemimpin sama seperti tukang spam menghancurkan email yang indah?
tanda seru itu indah loh! ini kebiasaan gue! gak papa khan? jangan paksakan satu warna kepada saya!
MERdekaaaaa!