Pak Kwik “Berulah” Kembali

| | Comments (14)
Kwik Kian Gie
Ketika perhatian kita terfokus pada konflik antar-partai, ada sebuah konflik yang cukup menarik apabila diperhatikan lebih lanjut yakni konflik internal partai. “Penyakit” ini menghinggapi dua partai besar dalam satu koalisi kebangsaan, GOLKAR dan PDI-Perjuangan (PDI-P). Di satu sisi, atas nama “aturan partai”, GOLKAR memecat kadernya yang di anggap mbalelo diantaranya M. Jusuf Kalla, Fahmi Idris dkk. Di sisi lain, di PDI-P sendiri, salah seorang ketua PDI-P yang juga anggota Kabinet Megawati, Kwik Kian Gie, menuntut politisi-politisi busuk PDI-P untuk mundur karena dianggap sebagai penjilat. Diantaranya adalah Sekjen PDI-P Sutjipto dan Wakasekjen Pramono Anung. Bahkan, Kwik sudah menyiapkan 7000 dukungan tertulis dari tatanan grass roots agar politisi busuk itu disingkirkan (detikcom). Walhasil, atmosfer di kubu PDI-P pun jadi “panas”.

Yang disoroti disini bukan PDI-P atau GOLKAR. Tetapi lebih pada Kwik Kian Gie. Sosok berani yang sering membuat “kuping merah” lawan bahkan kawan politiknya. Konfliknya yang sekarang bukan konflik yang pertama kalinya. Dulu, waktu Saya masih duduk di bangku SMU, dia sudah menciptakan konflik dengan mengatakan PDI-P adalah partai terkorup. Pun dengan sekarang, dia masih berusaha memberantas kebusukan di tataran nasional.

Pak Kwik, tokoh yang tidak malu menggunakan nama kebesaran Tiong Hoanya adalah sosok yang vokal, keras, bersih, jujur tetapi hidup dalam lingkaran orang-orang yang Dia sendiri menganggapnya busuk. Bagaikan seorang Nabi, Dia berusaha "menyadarkan" orang-orang busuk bahwa jalan mereka itu salah. Kita semua tidak tahu apa yang ada di benak Kwik. Apakah Dia benar-benar ber-amar ma’ruf nahi munkar atau hanya sok idealis? Yang jelas apa yang kita lihat sekarang secara kasat mata, Dia melakukan perbuatan yang benar dengan mengingatkan orang yang salah. Kita memang butuh orang-orang seperti Pak Kwik untuk membangun bangsa ini.

“It’s not the time to dig in, it’s time to blow the roof off”. Kami menunggu kiprahmu selanjutnya, Pak Kwik..!!!

*oleh: Syahrani A Rahim, Mahasiswa, pemilik blog dengan alamat http://syahrani.blogspot.com

14 Comments

fitra said:

Dalam kabinet mendatang Kwik masih patut dipertahankan,tapi saya berharap pak Kwik bila tetap bertahan di kabinet memberantas korupsi di jajaran Institusi yang dipimpinnya.

burpa said:

intuisi saya sejak dulu memang mengatakan bahwa pak Kwik adalah termasuk orang jujur selain Lopa, Munir dll yang sekarang sudah tidak ada. Yang mengerikan adalah, hampir semua orang jujur di negara ini selalu 'berumur pendek', dan meninggalnya hampir semua dalam perjalanan keluar negeri.

badut said:

Kalau 10 orang dalam satu ruangan... 9 orang adalah orang gila, dan satu orang adalah orang waras.... Yang dianggap gila yang mana????
Seperti itulah keadaan pak Kwik...

roh halus said:

Betul dut... nabi-nabi kita juga slalu dianggep gila... karna mereka adalah orang waras diantara orang gila. Yah dunia memang berjalan terus dengan atau tanpa manusia, tetapi Indonesia tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa orang macam pak Kwik.

novich said:

sepanjang sepengetahuan saya pak kwik orangnya cerdas, dilihat dari beberapa artikel dia yang saya baca. Ctt. ini pendapat sementara lho

sumodirjo said:

setahu saya, satu-satunya(atau satu dari sedikit) kader PDI yang waras ya pak Kwik, jangan lupa beliau lulusan salah satu univ belanda yang kalau ndak salah sekarang namanya erasmus university. tulisan2 nya juga berisi.

BTW, ini salah satu hikmah kekalahan PDI, semoga PDI bisa sadar penuh dan melakukan rekonsiliasi beneran:-)

SEMOGA!

sumodirjo said:

setahu saya, satu-satunya(atau satu dari sedikit) kader PDI yang waras ya pak Kwik, jangan lupa beliau lulusan salah satu univ belanda yang kalau ndak salah sekarang namanya erasmus university. tulisan2 nya juga berisi.

BTW, ini salah satu hikmah kekalahan PDI, semoga PDI bisa sadar penuh dan melakukan rekonsiliasi beneran:-)

SEMOGA!

setiap manusia menginginkan lebih dari satu, apapun kesempatan itu. toh watak manusia seperti Pak Kwik adalah manusiawi, hanya sebelah kiri, kanan, atas, bawah yang merasa ini gak adil. Terus.... apa kita hanya bisa berbisik " gak ah, gak asyik, gak enak, gak bijaksana" hanya mereka yang berfikiran seperti itu, kita berdoa semoga ambisi seperti itu berjalan sesuai hati nurani manusia bijak.

zeembry said:

Partai Yang Berjiwa Besar justru bisa mengungkapkan kebenaran di depan publik walaupun kebenaran itu kadang pahit. Itu baru partai milik rakyat, tidak ada yang ditutup-tutupi. Jangan takut PDI-P hancur dengan pernyataan pak Kwik. Justru rakyat akan semakin hormat dengan keterbukaan ini. Salut untuk Pak Kwik, semoga PDI-P semakin menunjukkan kebesaran jiwanya.

rs said:

HIdup Pak Kwik !!!!!

Sayang pak kwik tidak masuk di kabinet SBY

Firman said:

Kwik memang cerdas, tapi dia tidak cukup mumpuni menjadi seorang politikus. Jika memang berseberangan dengan kebijakan partai (PDIP), buat apa bertahan? Karena dia tidak cukup punya pegangan selepas dari PDIP.

Ahmad said:

Kepribadian Pak Kwik mirip kepribadian nabi Kung Cu (Kong-Hu-Cu). Beliau sangat setia kepada atasannya. Beliau bisa berhati lembut namun juga bisa keras. Contohnya kelembutan hatinya terlihat dari moralitasnya yang menyatu dengan masa kecil yang tertindas. Kekerasan hatinya terlihat sewaktu beliau 'menelanjangi' orang-orang jahat baik pribumi maupun Tionghoa. Kenapa dia tidak dibunuh oleh penjahat, karena mereka merasa dihukum sebagai anak nakal dan juga beliau kasat hukum sehingga tidak mudah digugat. Dia punya basis dukungan moral yang kuat sehingga dari jendral hingga penguasa asing pun gentar terhadapnya (mirip seperti sejarah nabi Kung Cu). Sesudah Mega kalah, Pak Kwik seolah menghilang dari radar. Ada apa ini? Saya rasa orang berjiwa besar tahu kapan beliau harus berhenti/mati. Jasa-jasamu sangat besar bagi negara ini Pak. Selayaknya dikenang Bapak Anti-KKN Indonesia.

p-10 said:

Pak Kwik adalah satu2nya orang Indonesia non pribumi yg lebih tinggi jiwa nasionalismenya dibanding org2 Indonesia asli sendiri... Hidup pak Kwik..

yog said:

hei heiii... ada yang tau e-mail pak Kwik ini, atau contact di internetnya?
(chatting, messenger, messageboard, kolom, personal site/guessbook, dll..)
Thx.

..yogi.

About this Entry

This page contains a single entry by published on October 11, 2004 11:54 AM.

Ketua MPR baru terpilih was the previous entry in this blog.

Mohon Maaf dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01