Caleg PKB yang Non-Muslim

| | Comments (6)

Info ini didapat dari sebuah milis:

PKB yang menyatakan dirinya sebagai Partai yang lahir dari tubuh NU -sehingga banyak Kyai NU yang menyuruh basis NU untuk mendukung partai yang lahir dari rahim NU sendiri - ternyata mengirimkan calegnya yang beragama Katholik/Kristen. Ini sebagian data yang ada di situs www.kebangkitanbangsa.org:

DKI I :
1) Kepulauan Seribu, 2) Jakarta Pusat, 3) Jakarta Timur, 4)
Jakarta Utara

1. Dr. AB Susanto
2. Fathoni Tamzis
3. Do Anh Dung
4. Dr. Pitoyo MA
5. Agus Kusnara
6. JH. Wenas
7. Drs. H. Ifrodi Sukamto
8. H. Usman Saleh, SE, MBA
9. DR. Theresia Indrawati
10. Ir. Irtiniar
11. Masykur Hazbun, SH
12. Ir. T. Diapari Nababan, MM
13. Dr. Keumala Amaliah

Adapun yang perlu dikonfirmasi yakni, Dr. AB Susanto, Do Anh Dung, JH. Wenas, DR. Theresia Indrawati, dan Ir. T. Diapari Nababan, MM.

Bayangkan, no. top 1 dan 3 non-muslim! Bagaimana kalau Kyai-kyai NU tahu? Buat yang mau milih PKB, tolong pertimbangkan sekali lagi kalau dasar pemilihannya karena ingin memilih partai Islam. Lebih baik memilih PKS, PBB, PPP atau PBR.

Terus terang buat gue sih, ini justru kabar baik. Dengan adanya caleg yg Non-Muslim di PKB, apalagi di nomor puncak dan bukan basa-basi ini menunjukkan PKB serius bergerak ke tengah dan ga lagi sekedar jualan agama.

6 Comments

goklas said:

Setuju ! Kapan itu ada iklan A.B.Susanto di Kompas, koq..lengkap dengan track record bahwa sebelumnya beliau aktif bahkan menjadi pengurus di beberapa organisasi keagamaan dan etnis

Samuel said:

Sejujurnya...saya gak setuju kalau agama dibawa ke politik.

Ntar kejadian kaya US lagi, nyerang negara lain karena ada bisikan Tuhan....padahal dianya aja yang pengen perang, jadi melegalitaskan perang dengan agama.

Gak SARA lhoo....:-)

odysey said:

saya setuju, mudah2an partai-partai islam memang tidak beranggotakan non-muslim karena partai non-muslim sendiri juga sudah ada... hati2 memilih partai.

Iput said:

Mengapa harus takut dengan orang non-muslim? bukankah islam adalah "rahmat bagi dunia?" kalo memang begitu, tidak usah resah dengan caleg non-muslim. itu justru menjadi nilai lebih bagi PKB karena ternyata orang non-muslim pun percaya pada PKB. nah, kalo sampeyan yang muslim malah enggak percaya sama mereka, kenapa?

kurniawan said:

kalo mo jadi partai non agama, kenape pake2 nama agama buat jaring masa?pake istigosah segala,pake bawa2 nama kiayi,pake nyuruh(baca:maksa) warga NU.klo mo konsisten dengan masa Muslim, ya perjuangkan hak2 mereka, apa yg non muslim akan memperjuangkannya?mikir dong...klo yg non muslim mo jadi caleg pake kendaraan yg pas. klo gini ketauan orientasi mereka hanya kekuasaan,mereka (noni) tau partai mereka ga bakal menang.konsisten dong dengan basisnya...islam,nasionalis,kapitalis,komunis,jg nipu masyarakat.kasian masyarakat muslim jadi komoditi, dicari ketika butuh aja.

H. Siahaan said:

Hal itu menunjukan bahwa PKB adalah partai yg benar-2 Demokratis dan benar Membela yang Benar. Asalmuasal partai NU-ok, tetapi partai bukan agama dan sebaliknya. Juga warna dan ideologi ok, jangan bedakan agama atau orgnya karena ideologi dan warna yg kita mau/inginkan satu tanpa membedakan agama. Sekian.

About this Entry

This page contains a single entry by enda published on March 16, 2004 10:30 AM.

Politisi Busuk was the previous entry in this blog.

Keselamatan ditangan siapa? is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01