Antara SBY dan Megawati

| | Comments (20)

sby-mega2.jpg

Dari artikel tentang Pemilu Presiden Indonesia di Economist.com dengan judul Crooning to victory?

Dibawah ini gue kutip beberapa hal yang menyatakan dan sedikit mengingatkan bahwa gimanapun juga, pelaksanaan pemilu kemarin adalah sebuah prestasi untuk Indonesia. :)

The high turnout, around 80%, put many longer-established democracies to shame, though the counting was marred by a Florida-style kerfuffle over spoiled ballot papers.

Kalo Indonesia berlokasi di Timur Tengah, puja puji ini pasti lebih luar biasa lagi, ternyata oh ternyata orang Islam juga (mayoritas Islam) bisa berdemokrasi. :)

It is remarkable, given Indonesia’s recent turbulence, that the election has been so fair, peaceful and, above all, conducted in a spirit of moderation. Miss (?) Megawati called on Indonesians to accept the result—even though she may well lose power. Though there were two Islamist candidates on the presidential ballot, neither was calling for a fundamentalist Islamic state*—and in the event, neither attracted much support. *Surely the success of this election must put paid to any notion that Islam and democracy are somehow incompatible.

20 Comments

basuki said:

pemilu adalah "proses" untuk memperoleh pemimpin yang terbaik. jika proses ini dipercaya sudah berjalan dengan baik, apakah pada akhirnya harus dipertanyakan lagi atau bahkan dibaikot atau ditentang jika ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang "diinginkan"...??

mangdin said:

Mudah-mudahan "pujian" itu tidak datang karena yang menang adalah yang mereka dukung. Mungkin tanggapannya beda kalo yang menang Amien Rais.

mertha said:

Aku ngga tau mana yang terbaik antara SBY dan Megawati.Satu hal aja deh yang mesti mereka berdua ingat kalau terpilih jadi presiden jangan hanya bisa nyusahin rakyat aja.Trus satu lagi janagn mau diinjak-injak sama negar-negara kuat seperti Amerika terutama.Duh,jangan takut dong hidup di negara sendiri.

HLO said:

... dua-duanya adalah asset bangsa terbaik, pilihan rakyat Indonesia, wakil Tuhan sebagai calon pemimpin di negara ini.
Selamat untuk Pak SBY dan Ibu Mega.
Untuk memilih yang terbaik diantara keduanya ... buat rank keburukan, ketidakbecusan, ketidakmampuan dan ketidakjujuran mereka untuk suatu kasus tertentu. Gunakan juga nuranimu untuk men-sort rank tersebut ... pilihan akhir ada di tangan anda ... asal jangan GOLPUT.

dodi said:

Headline PR hari ini, "PKS Batal Jadi Oposisi", dan ngedukung SBY-JK, katanyah. gw ga baca beritanya lebih lanjut, jadi belum tentu juga sih. lagian PR kan suka kacrut.

Bunga said:

Pilih Mega ato SBY yah...bukannya mo Golput, takut salah pilih aja...klo Mega emang "sudah terbukti, Sudah teruji" tidak becus mimpin bangsa ini, sometimes silence is gold but too much Silence is stupid! klo pilih SBY..Ogah ah, modal ganteng doang...miris juga sih liat iklan "kapan lagi punya presiden ganteng" God..segitukah level intelektual Indonesia...so, maybe jadi Oposisi aja ah...

Romeo said:

Terserah aja koq mau oposisi atawa nggak mikirin jg boleh koq.. namanya democrazy! Apapun gw tetep pilih SBY biarpun kemaren gw kaga' pilih partai demokrat! Dan inget pilihan gw bukan krn doi ganteng , jago nyanyi etc.. untuk apa? Gw laki2 normal koq, mending gw liat Dian Sastro! Tp krn gw tau kinerja SBY emang OK! Kebetulan organisasi gw pernah kerja bareng doi, dan terbukti doi nggak cuma omdo aje tp jg mau turun/kerja ke bawah! Terserah mau percaya/kaga'! Emang gw pikirin!

Bambang said:

"Bersama Kita Bisa"
Kalau ane mah pilih SBY, bukannya grasak-grusuk ataw ikut-ikutan, cuman memang terbukti dari recordnya mulai mbrojol sampe sekarang ini.
Insya Allah beliau bisa mempimpin negeri ini.
Tapi ane gak perlu memberi komentar tentang calon lainnya.
Siapapun yang menang nantinya, ane tetep dukung si presiden terpilih tersebut.
It's fair enough.

Bambang said:

"Bersama Kita Bisa"
Kalau ane mah pilih SBY, bukannya grasak-grusuk ataw ikut-ikutan, cuman memang terbukti dari recordnya mulai mbrojol sampe sekarang ini.
Insya Allah beliau bisa mempimpin negeri ini.
Tapi ane gak perlu memberi komentar tentang calon lainnya.
Siapapun yang menang nantinya, ane tetep dukung si presiden terpilih tersebut.
It's fair enough.

Gadis said:

Golput adalah yang terbaik karena hati nurani anda tidak mungkin di bohongi. SBY dan Mega sama- hanya untuk mencari kekuasaan dan menumpuk harta bukan untuk kesejahtraan rakyat. Kampanye adalah janji-janji palsu, bohong belaka hanya untuk mencari suara.

Yonoss said:

Dua2nya aku gak bisa milih, karena "cacat" mereka sangat kasat mata. Jadi aku akan golput. Hidup Pak Amien deh. Gak jadi presiden gak patheken

Romeo said:

Sudahlah menjadi "legowo" juga nggak patheken koq... Peace man...

MarineLiner said:

6. | 09:07 on 14 July 2004 | by Bunga
miris juga sih liat iklan "kapan lagi punya presiden ganteng"
= = = = = = = = = = = = = = = = = =
nggak koq, bukan ganteng, tapi iklan-nya bilang: "kapan lagi punya presiden kereeeee...."

sabda said:

u

sabda alam said:

wahai bangsa dan negaraku bahwa kita telah terseret dalam kosmos karma suharto yang telah menyeret republik menjadi politik jawa klasik,jadi pemilu nanti adalah babak terakhir barata yuda karena puntamega yang diam akan menghadapi lambang keangkuhan dan arogansi terakhir dari trah tni kesayangan destarastra(suharto)yaitu susiloduryudono yang kekalahanya akan sangat menyedihkan suharto hingga ajalnya jadi pada babak ini kita tidak usah bingung lebih baik berdoa agar karma itu cepat usai sehingga kita menuju kehukum negeri modern yang beradab,ingat! kita diampun kosmos repulik akan ke karma itu jadi nggak usah ngotot dukung mendukung alam sedang mengadili tingkah laku bangsa ini...........

jangan hujat said:

jangan menghujat lihat bahasa alam cermati bahwa sby berani tampak wibawa itu sudah dari alamnya dari didikan tni yang selama 32th arogan memutar balikkan hukum kerakyatan sehingga rakyat kecil terlantar hanya makan sisa pesta mereka dan pembunuhan karakter disana sini hingga sipil impoten polisi loyo semua intitusi harus nurut atas komandonya kkn merajalela negara penuh centengtni maka bangkrutlah yang tinggal buku utang yang luar biasa mega cs dizalimi begitu luar biasa bapaknya dituduh komunis semua institusi mengharamkanya,itulah kenapa mega begitu diam dan santun untuk debat,karna dia tau persis setiap yang keluar dari mulutnya akan menjadi komoditas lawan politiknya jangan2 dituduh komunis,dan seterusnya .....jadi alamlah yang menilai nanti kita semua sudah yerlanjur di air keruh yang keluar memperkeruh dan yg dihirup juga air keruh.....berdoalah dan instrospeksi bangsaku............jangan kau tambah dosa dg melumuri jarimu dengan darah yang mereka buat..merdeka

Djahir said:

AMIN RAIS RI-1 TH 2009???

Andai MSP > SBY
Sebagai suatu oraganisasi PDIP telah terbukti gagal dakam kaderisasinya, tidak ada kader yang muncul dan menjadi besar di partai ini selama kepemimpinan Megawati. Megawati centris.

Melalui Amandemen, Undang-undang negara RI menyatakan bahwa jabatan Presiden hanya dijabat selama 2 periode.

Akankah ada seorang Capres dari PDIP di pada tahun 2009?.... saya pikir tidak ada, sehubungan dengan gagalnya kaderisasi dan tidak mungkinnya PDIP mencalonkan kembali Megawati (Ini kalau Mega terpilih kembali pada Pemilu 2004 ini)


Jika SBY > MSP
Sebagai suatu organisasi yang baru berdiri Partai Demokrat dapat memperoleh suara yang besar dan cukup signifikan di Pemilu 2004, ini tidak terlepas dari dukungan dana, dan dukungan militer melalui jaringannya yang sudah terstruktur rapi di berbagi daerah di 32 Propinsi di Indonesia.

Apakah partai demokrat dapat memunculkan kader untuk menggantikan sosok SBY untuk dimanunculkan di th. 2009?. Kecil sekali kemungkinannya, lagipula SBY berhak untuk menjabat di periode berikutnya.

Kemungkinan besar, saat SBY menjadi presiden maka Golkar akan sepenuhnya mendukung SBY untuk menjaga “orang-orang” Golkar yang bermasalah pada masa pemerintahan Soeharto. Tentu saja dengan ditambah melalui dukungan militer, maka posisi SBY di tahun 2009 akan makin kuat.

--------------------------------------------------------------
Jika Mega mendapat dukungan Amin Rais Cs di 2004, akankah kubu Mega balik mendukung Amin Rais di 2009?. Kemungkinan yang lebih memberikan peluang untuk AR.

Jika SBY menang melalui dukungan Amin Rais Cs di 2004, akankah kubu SBY akan mudah memberikan kesempatan untuk Amin Rais sebagai pesaing?. Kemungkinan peluang yang tidak menguntungkan buat Amin, ditambah kemungkinan besar kubu PDIP akan bersikap asal Bukan Amin.

Akankah Golput di 2004 akan menguntungkan Amin di 2009?...

Akankah datang waktunya Amin Rais memimpin negeri?, Akankah datang saatnya terjadi perubahan di Inonesia ini?.....perlu kesabaran…

lima tahun...waktu yang cukup lama atau tidak....tergantung kesabaran...

wahyu said:

she is next president

ananta said:

Seharusnya Kunjungi Rakyat dan Dengarkan Jeritan Mereka
SBY Kok Main Golf

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai pamer kemewahan saat dipublikasikan di media massa

Demikian Koordinator Urban Poor Consortium (UPC / Jaringan Masyarakat Miskin Kota) Wardah Hafidz, dan pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Budyatna, yang dihubungi Rakyat Merdeka, secara terpisah, di Jakarta


http://www.rakyatmerdeka.co.id/nasional/list_nasional.asp?ID=833

yarminto said:

kita ssebagai bangsa yang beragama tidak pantas saling menghujat apalagi mengeluarkan kata-kata yang tidak baik, lebik baik mengajak teman2 untuk melakukan do'a bersama agar apa yang anda inginkan tercapai, karena memimpin orang se indonesia tidak semudah seperti yang anda bayangkan. Seperti contoh yang sederhana aja, anda masuk sebuah restoran bersama teman2 anda belum tentu apa yang anda pesan akan sama dengan teman2 anda.lebih bijak kalau kita saling percaya.

About this Entry

This page contains a single entry by enda published on July 9, 2004 5:15 PM.

KALAU AKU JADI AMIEN RAIS was the previous entry in this blog.

Suara dari TPS di Jember is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01