Recently in Analisis Category

What kind of leader is Yudhoyono?

| | Comments (10)
SBY
Judul diatas dicuri dari tulisan di CNN dengan judul yang sama yang bisa ditemukan disini: What kind of leader is Yudhoyono?

Hebatnya orang Indonesia adalah karena kita orangnya percayaan dan kita bangga jika kita bisa menaruh kepercayaan pada orang lain dengan bermodalkan keyakinan doang, bahkan sering kali tanpa informasi atau fakta-fakta yang cukup.

Beda sama kebanyakan orang barat yang mau cari tahu dulu setengah mati, maka orang Indonesia (orang Asia?) lebih percaya sama karakter, cara bicara, wajah. Makanya Feng Shui ditemukan di Asia ya. :)

Jadi siapakah SBY sang Presiden nantinya, mana yang akan muncul di masa pemerintahannya?

A champion in the fight against Islamic militancy and corruption seperti kata CNN atau indecisive former general more at home in meeting rooms than on the battlefield?

SBY, "the Thinking General" atau SBY, "the 'Air Conditioner' general"?

Atau semuanya?

Kita tunggu saja tanggal mainnya. :)

Satu Pertanyaan

| | Comments (10)

SATU (1) PERTANYAAN berhubungan dengan bom yang meledak kemarin di Jakarta dan ancaman akan adanya terus menerus pemboman dan teror

Siapa yang nantinya akan mampu menangani masalah ini?

MEGAWATI atau SBY?

Dari berita di detik.com dikabarkan bahwa Sekjen PDIP, Sutjipto menilai Koalisi Kerakyatan yang muncul sebagai respon berdirinya Koalisi Kebangsaan sebagai embrio deparpolisasi.

Yang mana menurut beliau lagi, deparpolisasi ini adalah manifestasi dari (eng ing eng)... Orde Baru.

Ini lucu.

Coba tolong dilihat so called Koalisi Kebangsaan ini siapa saja?

  1. Partai Golkar
  2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  3. PPP
  4. PDS

Selain dari PDS, tiga parpol diataslah, kalo mau yang bisa kita bilang justru bagian dan sisa-sisa dari ORBA.

Tiga parpol diataslah yang ada dan berkolaborasi dengan orba 32 tahun lamanya.

Hingga lucu kalo sekarang orang-orang ORBA ini yang menuduh orang lain (koalisi kerakyatan) yang ORBA.

Cuma satu pihak yang dirugikan deparpolisasi terjadi, yaitu: PARPOL

Tentunya parpol-parpol ini pasti sibuk menyelamatkan diri agar kekuatannya tidak hilang, tapi menyebut pihak lain orba rasanya sih kelewatan. Lagian siapa sih yang tidak orba?

Pertarungan antar koalisi ini lebih baik diberi nama Koalisi Status Quo vs. Koalisi Non Status Quo.

Atau biar lebih jelas lagi, Koalisi Anti Perubahan vs. Koalisi Untuk Perubahan.

Ledakan di KPU

| | Comments (8)

tessy.jpgMenurut berita terkini, telah terjadi ledakan di KPU. Baru saja terjadi hari ini.

Sumber berita: Kronologi Ledakan di KPU dan KPU Diledakkan, Hamid Awaluddin Tak Takut

Siapa pelakunya, apa tujuannya, apakah ada korban jiwa, jumlah kerugian dan apa pengaruhnya pada kinerja KPU lainnya masih belum jelas.

Yang sudah jelas adalah FAKTA bahwa bom tersebut diletakkan dan meledak di TOILET WANITA

Fakta ini mempunya beberapa implikasi analisa yang mungkin kita selidiki dan mungkin bisa jadi bahan awal penyelidikan polisi. Beberapa kemungkinan tersebut adalah:

  1. Pelakunya adalah WANITA, karena untuk seseorang untuk menempatkan bom tersebut di TOILET WANITA, jika ia bukan WANITA pasti menimbulkan kecurigaan kalo bukan menimbulkan kerusuhan.
  2. Pelakunya PRIA, tapi ledakan ini bertujuan untuk mendeskreditkan WANITA atau mengecohkan penyelidikan bahwa pelakunya adalah wanita. Atau adakah hubungannya dengan kenyataan bahwa salah satu calon presiden adalah WANITA? Walaupun begitu, kemungkinan kedua ini beresiko besar karena berarti seorang PRIA harus masuk ke TOILET WANITA. Resiko ketahuan lebih besar.
  3. Pelakunya adalah PRIA yang BERDANDAN SEPERTI WANITA, tanpa bermaksud menyinggung para WARIA, kemungkinan ketiga ini cocok karakteristik orangnya, karena siapapun yg meledakkan bom ini pastinya bermental BANCI. Atau pura-pura jadi BANCI.

Jika kemungkinan ketiga itu yang benar, maka penyelidikan perlu dimulai dari para PRIA yang sering menyamar jadi WANITA, mereka ini pasti bisa jadi sumber informasi yang handal untuk menangkap pelakunya.

Quick Count Pemilu LP3ES

| | Comments (43)

Dari Detik.com

Diberitakan bahwa hasil analisa quick count (perhitungan cepat) LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) memastikan bahwa pasangan SBY-Kalla akan masuk ke putaran II (dua) pemilihan presiden sedang Amien Rais dan Hamzah kemungkinan besar tersingkir.

Quick count LP3ES yang dipublikasikan kemarin, Senin (5/7/2004) pukul 23.00 ini berdasarkan suara dari 2500 TPS di seluruh Indonesia dimana hasilnya adalah:

  1. SBY 33.90%
  2. Megawati 24,90%
  3. Wiranto 23,80%
  4. Amien Rais 14,60%
  5. Hamzah Haz 2,80%
... Meski quick count ini hanya mengambil suara dari 2500 TPS, namun banyak kalangan menyakini hasil itu tak akan jauh meleset dari hasil akhir perhitungan suara resmi yang dilakukan KPU nanti. Dalam Pemilu legislatif lalu, hasil quick count LP3ES juga mampu mencerminkan hasil akhir perhitungan KPU. Itulah sebabnya, quick count LP3ES menjadikan rujukan publik untuk memperkirakan kandidat mana yang bakal melenggang ke putaran kedua pada September mendatang. ...
... Siapa yang akan bertarung melawan SBY di putaran kedua? "Peluang yang sama dimiliki oleh pasangan Megawati-Hasyim Muzadi dan Wiranto-Salahuddin Wahid," tutur Andi Malarangeng. Perolehan kedua kandidat berselisih tipis, 1,10%. Mega memperoleh 24,90%, sedangkan Wiranto 23,80%. ...

Nah, pertanyaan menarik nih, suara pemilih Amien Rais dan PKS akan diberikan ke siapa pada putaran ke 2 nanti? :)

Debat sesi I

| | Comments (3)

Berakhir sudah debat Calon Presiden tahap pertama. Sebagai sebuah langkah awal, acara semalam bolehlah dipuji dan selanjutnya perlu didukung. Namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan dalam pelaksanaannya yang ternyata banyak sekali.

Dilihat dari tempat pelaksanaan yang di Hotel Borobudur, sebenarnya menjanjikan. Namun kenyataannya pengelolaan tata ruangnya payah. Pencahayaan jelek, backdrop yang sepertinya standard sekali [kalau tidak bisa dikatakan asal ada]. Dan karena disiarkan langsung, panitia [KPU] bekerjasama dengan TVRI dan RRI. Inilah yang disayangkan banyak pihak. Karena sudut pengambilan gambar yang payah. Bahkan untuk salah satu kandidat malah terkesan merugikan karena gambar yang muncul goyang.

Jalannya dialog [nama resmi yang dipakai] juga menyedihkan. Kelihatan kalau kedua belah pihak yang berdialog belum memahami aturan main. Panelis yang guru besar dari universitas ternama malah memberi pertanyaan yang tumpang tindih. Moderator yang diharapkan bisa mengarahkan [plus mempermanis tampilan panggung] malah terkesan kaku.

Sangat disayangkan sikap KPU yang tidak mengemas acara sepenting ini dengan bungkus yang lebih baik. Padahal hampir setiap hari dalam masa kampanye Pemilu Presiden ini, ada acara sejenis debat.

Hal bagus yang bisa ditarik dalam acara semalam hanyalah, ketiga kandidat yang akan tampil malam ini memiliki waktu untuk memperbaiki apa yang belum 'keluar' kemarin. Dan mudah-mudahan pemilih mendapat manfaat banyak malam ini.

Megawati Hasyim Billboard PicturesSekilas foto disebelah asalnya terasa biasa saja. Cuma ternyata yang motret jago juga, ada nuansa lain ketika kita baca copy -nya "Sudah Terbukti. Sudah Teruji" di kontraskan dengan seorang kuli didepan billboard tersebut yang lagi duduk termangu. Nice huh? :) (Sumber foto: AFP)

Dari artikel yang ditulis oleh Denny JA dari LSI dengan judul "Wiranto versus Megawati" diungkapkan sebuah prediksi yang menarik.

Berdasarkan hasil polling LSI (yang akurat saat memperkirakan pemilu legislatif lalu) dianalisa bahwa pertarungan perebutan suara akan terjadi antara Wiranto dan Megawati untuk merebut tempat ke pemilu putaran ke dua.

SBY berada pada posisi "pasti" untuk maju ke putara kedua dengan kepopuleran diatas 40%, jika tidak melakukan blunder besar, walau tidak akan langsung menang.

Sedang calon lainnnya Amien Rais dan Hamzah Haz berada di belakang, sehingga pertarungan pada kampanye ini adalah untuk menentukan siapa yang maju ke putaran kedua antara Wiranto dan Megawati.

Persaingan ini yang disebut oleh Denny sebagai persaingan klasik antara Golkar vs PDIP.

Bagaimana keakuratan prediksi ini? Siapa yang nantinya maju ke putaran ke 2? Wiranto atau Megawati yang sudah terbukti dan teruji itu?

Apakah SBY memang sepopuler itu? Dan siapa yang nantinya akan menjadi Presiden Republik Indonesia?

Kita tunggu tanggal mainnya.

Pemilu tinggal 2 minggu dan 2 hari lagi...

Tulisan ini dirangkum dari tulisan Denny JA di Suara Pembaruan dengan judul Jajak Pendapat untuk Capres

Setelah sekian banyak polling di masa sebelum pemilu, maka polling mana yang paling akurat jika dibandingkan dengan hasil akhir penghitungan suara KPU pada pemilu legislatif 5 April 2004? Dalam kata-kata Danny JA, ".. mana yang dapat menjadi indikator jajak pendapat mana yang layak dipercaya, dan yang mana hanya menjadi hiburan lepas senja."

Polling SCTV:
PKS menang pemilu dengan perolehan suara sekitar 45%

Nyatanya:
Perolehan PKS hanya sekitar 7%

Detik.Com + Media Indonesia (polling internet):
PPP memperoleh suara di atas 20%

Nyatanya:
Hanya memperoleh 8.15% suara

Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS):
Perolehan PDI-P jauh di atas Golkar

Nyatanya:
Sebaliknya, Golkar 21.58% dan PDIP 18.53%

PREDIKSI TERAKURAT
Lembaga yang berhasill memprediksi tiga pemenang teratas (Golkar, PDIP dan PKB) pemilu parlemen 2004:

LSI bahkan sudah memprediksi bahwa PKS dan Partai Demokrat akan masuk dalam jajaran partai papan tengah dengan perolehan kursi di atas 5%

TINGKAT KESALAHAN

  • SMS SCTV sekitar 12%, responden mendekati 200.000 orang (terbanyak)
  • LSI untuk 7 partai pemenang pemilu hanya 1,6%, responden 1.200- 2.700 orang, prediksi jauh lebih akurat karena kekuatan metodologi (metodologi apa saya juga ga ngerti hehe)

JADI SIAPA PRESIDEN?
Survei LSI (sejak Maret 2004) menunjukkan SBY sebagai capres paling populer

bener ga? mari kita tunggu saja tanggal mainnya :)

About this Archive

This page is a archive of recent entries in the Analisis category.

Berita is the next category.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01