230 Iklan Partai di TV per HARI
Dari artikel di Straits Times dengan judul What’s on TV? Indonesia’s poll candidates?
DI INDONESIA:
1 dari 4 orang tidak lulus SD -> TV adalah sumber informasi utama
2 dari 3 pemilih menonton TV hampir setiap hari (survey Asia Fondation)
3 dari 4 tahu apa yang terjadi di dalam negri lewat menonton TV (survey Asia Fondation)
Kebanyakan pemilih tidak mengerti soal isu, dan memutuskan pilihan berdasarkan pemimpin partai. (Analis Reuters)
Ada 230 iklan partai PER HARI di 11 channel TV. (Analis Reuters)
Porsi tayang Iklan TV PDI-P sejumlah 40% dari semua iklan yg tayang hingga saat ini (survey Institute for the Studies on Free Flow of Information)
Biaya iklan TV 30 detik antara Rp 2 juta - Rp 20 juta (juru bicara Indosiar)
Iklan TV partai masih baru, jadi masih menarik banyak orang, dan lagi jauh lebih AMAN, ga akan ada kekerasan fisik di TV (Hermawan Kertajaya)
(Bener juga ya pak Hermawan! hehe..)
Beberapa IKLAN-IKLAN TV-NYA:
Kandidat: Siti Hardiyanti Rukmana (PKPB)
The Pitch: Putri mantan presiden Suharto ini iklannya menampilkan seorang petani yang bilang bagaimana dia mendambakan kembalinya kestabilan ekonomi dari era Pak Harto
Kandidat: Amien Rais (PAN)
The Pitch: Di iklannya, pemimpin PAN ini ditunjukkan penuh penghayatan ingin merangkul rakyat miskin dengan wajah berdeterminasi penuh.
Kandidat: Megawati Sukarnoputri (PDI-P)
The Pitch: “Coblos moncong putih” dia menyatakan di iklannya, yg menunjukkan Megawati berdiri di depan kerbau hitam dengan hidung putih.
Kandidat: Akbar Tandjung (Golkar)
The Pitch: Iklannya menyajikan parade multi etnis orang-orang biasa sebagai representasi image partai nasionalis.

kenapa ya kalo liat barisan angka-angka survey jadi ngeri ...
hidup mati kita di depan tv :)
dan iklan kampanye partai cuman numpang slogan :), ya PEMILU 2004
memang BEDA!
kalau dulu kita memilih
KUCING DALAM KARUNG
sekarang kita memilih
PENCURI SECARA LANGSUNG :)
Mau ditayangkan berapa kali juga di TV Tutut, Mega, Akbar, Amin masih kalah ngetop sama Dian Sastro :p So, Dian Sastro for president okeh? hihihi...
Dian Sastro jadi presiden? setujuuuhhhhh... salam kenal.