Ada PETISI untuk menuntut FISKAL dihapuskan.

Untuk yang setuju mohon ikut ditandatangani dan disebarkan ke teman-teman yang lain. Terima kasih.

Petisi Menutut FISKAL Dihapuskan dapat dilihat di:
http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html

From Blogger Indonesia With Love

| | Comments (5)
Valentine Untuk Roy Suryo
 
 
 
 
 
 
Internet, 14 Februari 2005

Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa blog adalah hasil dari evolusi bertahun-tahun di Internet, yang semakin menunjukkan bahwa Internet adalah wadah nyata untuk saling menghubungkan orang-orang di dunia nyata.

Pesan Cinta lengkap yang juga di-release ke media-media massa dapat kamu temukan disini: Pesan Cinta Blogger Indonesia

Kami juga yakin bahwa KRMT Roy Suryo sebagai seorang manusia tentulah sangat membutuhkan kasih sayang dari orang lain. Oleh karena itu, kami, komunitas blog Indonesia pada bulan penuh cinta ini sepakat untuk mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 khusus untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo.

Salam hangat selalu serta penuh perhatian dan kasih sayang dari kami untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo di Hari Kasih Sayang ini.

Tertanda,

Komunitas Blog Indonesia

ps. Bagi rekan-rekan sesama penulis blog yang ingin ikut berpartisipasi, silakan lihat undangan acara ini. :)
 

Mohon Maaf Lahir dan Batin

| | Comments (5)
Idul Fitri 1425H
ada kata dan makna
yang mungkin salah
kita lupakan saja

Pertama tentu saya mohon maaf atas percobaan menulis haiku idul fitri diatas (hehe), kedua tentunya saya juga mohon dimaafkan secara pribadi dan mewakili teman-teman di Blog Pemilu 2004 ini jika ada kata, kalimat, paragraf, maksud, sindiran, kecaman baik yang sengaja maupun yang diniatkan.

Kedua tentu Blog Pemilu 2004 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1425H. Semoga semuanya kedepan di Indonesia akan selalu bertambah baik.

Mari kita sama-sama percaya bahwa kita semua adalah mahluk yang bukan saja mampu bersyukur dan berterima kasih dengan baik, tapi juga mahluk yang dapat memaafkan dengan baik.

Selamat lebaran semuanya. :)

Interview TIME dengan SBY

| | Comments (9)
SBY
Are you enjoying being President?

Oh, yes, of course. But for me it's not a matter of fun but of responsibility. A challenge, a mission and, of course, an education. There are so many fundamental issues that I have to face.

Ah tentunya, emang enak jadi Presiden Indonesia sekarang-sekarang ini? Dengan begitu banyak permasalahan dan tantangan yang harus dihadapi. Dan seperti jawaban SBY bilang, responsibility, tanggung jawab jadi orang no 1 di Indonesia.

Kutipan lainnya (diterjemahkan sebisanya):

Indonesia mendapatkan peringkat sebagai salah satu negara paling korup dan salah satu tempat paling sulit melakukan bisnis. Bagaimana Anda akan menghadapi masalah ini?

SBY:
Kita harus menghapuskan korupsi secara struktural dan budaya. Saya memerintahkan polisi dan Jaksa Agung agar setiap kasus korupsi yang ditangguhkan untuk dimulai lagi. Kantor saya sendiri dan Wakil Presiden, para mentri dan gubernur perlu dilihat sebagai kantor yang bersih dan bebas korupsi.

Saya meminta langkah yang sama untuk dilakukan disetiap tingkat pemerintahan provinsi. Saya juga telah meminta Jaksa Agung untuk mengambil tindakan hukum pada setiap bank yang tidak sehat, atau memiliki indikasi korupsi, siapapun yang berada di belakang mereka.

Negri ini akan hancur jika kita tidak menghentikan tumbuhnya korupsi. Kita membutuhkan SHOCK THERAPY agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintahan ini serius terhadap korupsi.

Kita ingin memperbaiki iklim investasi, dimulai dengan stabilitas politik, perbaikan keamanan, kebijakan perpajakan dan ekonomi yang tepat, dan kepastian hukum serta kontrak, serta semua sistem penyelesaian sengketa dilakukan dengan adil...

Kita tunggu aja SHOCK THERAPY-nya SBY.

 
Dibawah ini copy-an lengkap (mohon maap ye TIME) wawancara TIME dengan SBY minggu lalu yang diwawancari oleh Simon Elegant dan Jason Tedjasukmana dengan judul WE NEED SHOCK THERAPY. Original artikel bisa ditemukan disini
 

Playgroup !

| | Comments (22)

Sia-sia rasanya ada blog ini
Sia-sia rasanya mengikuti Quick Count
Sia-sia rasanya pergi ke TPS 20 April kemarin
Sia-sia rasanya memilih salah satu diantara mereka
Sia-sia rasanya dana milyaran rupiah memilih mereka

Ternyata setelah di gedung megah itu,
tingkah mereka tak ubahnya anak-anak di playgroup !

Sutiyoso"
Sumber berita Media Indonesia

Sembilan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Gubernur seluruh Indonesia, yang harus dijalankan dan dijabarkan di daerahnya masing-masing.

Disampaikan kepada pers oleh Mendagri Letjen (Purn) M Ma'ruf ketika menjelaskan hasil pertemuan Presiden dengan Gubernur seluruh Indonesia di Kantor Wapres Jakarta, Senin.

M Ma'ruf pada saat menemui pers didampingi oleh 6 Gubernur yakni Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, Gubernur NAD Abdullah Puteh, Gubernur Jateng Mardiyanto, Gubernur Papua JP Solossa, dan ketua Asosiasi Pemerintahan daerah yang juga Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

(diberitakan 6, tapi kok tertulis cuma 5? gimana nih mediaindo?)

  1. Melaksanakan konsolidasi, normalisasi, dan rekonsiliasi.
  2. Merespon harapan rakyat dengan sungguh-sungguh bekerja dan memberikan hasil nyata.
  3. Memahami dan mengimplementasikan kebijakan dan program pemerintah 2004-2009.
  4. Mengembangkan inisiatif, inovasi dan aksi nyata sesuai kondisi daerah masing-masing.
  5. Memberi contoh sebagai pejabat yang bersih dari KKN dan menegakkan hukum di daerah masing-masing.
  6. Berada di daerah masing-masing (Gubernur, Bupati, Walikota), membatasi bepergian ke Jakarta atau ke tempat lain.
  7. Membatasi kunjungan ke luar negeri kecuali memberi manfaat yang tinggi bagi masyarakat.
  8. Meningkatkan komunikasi langsung dengan rakyat untuk memecahkan masalah dan mengukur taraf hidup masyarakat.
  9. Melakukan langkah-langkah antisipatif dan proaktif untuk mencegah membesarnya masalah di daerah.

DAN..

DAN jika ada gubernur yang terbukti terlibat KKN, presiden akan MEMBERHENTIKANNYA.

Ingat itu para gubernur. Mohon dicamkan. hehe.

Janji-Janji Menteri

| | Comments (11)
Yusril Ihza Mahendra
Dibawah ini adalah catatan JANJI-JANJI para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang baru, yang dicatat dan bersumber dari Tempo Interaktif (menurut kabar, karena saya menerimanya dari milis).

Lumayan berguna agar nanti kita bisa kembali melihat apakah janji-janji mereka (walau tidak semua menteri) terlaksana atau tidak.

JAKSA AGUNG, Abdul Rahman Saleh
Saya akan menuntaskan kasus-kasus besar korupsi, termasuk yang sudah dihentikan Jaksa Agung sebelumnya, MA Rahman. Saya juga akan membentuk tim khusus untuk memburu para koruptor.

Koruptor beware!

MENKO PEREKONOMIAN, Aburizal Bakrie
Kita akan mengembangkan pertanian, membuat kebijakan energi yang efisien, dan strategi industri berdasarkan lapangan kerja dan ekspor.

MENNEG BUMN, Sugiharto
Saya akan melakukan pembenahan di tubuh BUMN dan mengevaluasi kebijakan menteri yang lama. Saya juga akan memberantas KKN.

Para KKN-ers beware!

MENAKERTRANS, Fahmi Idris
Saya akan membentuk tim khusus untuk menangani pemulangan sekitar 700 ribu TKI ilegal dari Malaysia.

TKI siap-siap pulang?

MENTERI KEUANGAN, Yusuf Anwar
Saya yakin nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan terus membaik. Ini harapan banyak pihak. Apalagi, sentimen pasar terhadap presiden terpilih sangat baik.

MENDIKNAS, Bambang Sudibyo
Saya akan berupaya menaikkan anggaran pendidikan 2005 dua kali lipat dari yang sudah diusulkan pada RAPBN, yakni Rp 20,1 triliun.

Menkeu beware! Uangnya mau diminta mantan menkeu!

MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, Meutia Hatta
Saya jengkel dengan maraknya tayangan sinetron di TV yang menjatuhkan harkat dan martabat perempuan. Saya akan membuat langkah politis untuk mengatasi itu.

Ram Punjabi beware!

MENTERI HUKUM DAN HAM, Hamid Awaluddin
Masalah imigrasi menjadi prioritas saya. Antara lain adalah soal larinya sejumlah orang bermasalah yang sebenarnya sudah dicekal. Juga, kasus pemalsuan paspor pada pengiriman tenaga kerja.

MENTERI PERTANIAN, Anton Apriantono
Membangun sektor pertanian ke depan berarti menyejahterakan petani, peternak, pekebun, dan petani kecil lainnya. Jadi, tidak semata-mata peningkatan produksi yang dikejar. Yang lebih penting, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Tapi om Yusril yang paling keren, ini sih bukan janji tapi NGELES! :)

MENTERI SEKRETARIS NEGARA, Yusril Ihza Mahendra
Ini kabinet presidentil, kami tidak punya program kerja. Program kerja itu program presiden. Jangan berpikir parlementer. Kalau parlementer, menteri ditanya programnya. Kalau presidentil kan menteri membantu presiden.

Kabinet Orkestra

| | Comments (15)
orkestra.jpg
Kalau ada orang paling bahagia di dunia, salah satunya adalah orang yang baru menikah. Mengapa? Setelah Ia menikah dan mengatur strategi antara sang suami dan istri tentang "bagaimana kelak masa depan mereka?", orang-orang di sekitar mereka pasti dengan ikhlas dan rela mengatakan "selamat menempuh hidup baru" seraya tak lupa memberi do'a restu. Ucapan orang di sekitar mereka ini mencerminkan dukungan terhadap mereka berdua (kecuali kalau ada orang sirik terhadap mereka).

Tetapi rupanya filosofi orang yang baru menikah ini tak berlaku bagi dua orang pemimpin yang baru saja "menikah". Siapa lagi kalau bukan SBY-MJK yang ketika saya menulis ini, belum genap 3 hari menjalankan "bulan madu" sebagai sepasang Presiden dan Wakil Presiden. Memang mereka belum tiga hari genap menjalankan "bulan madu", tetapi sudah banyak cemooh, hinaan, kritikan, dan rasa pesimistis yang berlebihan dari para pakar politik, ekonomi, sosial, hukum sampai orang yang memakarkan diri. Ini bisa Saya lihat dari indeks berita Detik.com pada tanggal 21 Oktober (salah satunya) kemarin serta beberapa media-media lain yang sempat Saya baca dari kemarin. Lebih dari 5 judul (indeks Detik.com) di dalamnya memuat rasa pesimistis terhadap kabinet ini dan sebagian besar yang lain adalah pendapat-pendapat yang cenderung sedikit konstruktif. Salah satu rasa pesimis yang muncul adalah ragunya mereka terhadap pendekar-pendekar ekonomi kabinet ini maupun gemuknya kabinet Indonesia Bersatu ini. Bahkan mungkin, rasa pesimis itu muncul dalam hal-hal lain yang mungkin belum Saya baca.

sby-jk2.jpeg
Saya memang bukan pengamat politik, juga bukan pelaku politik apalagi pendukung SBY (baca:SBY dan Partai Demokrat), tetapi hanya orang yang punya interest dalam bidang politik dan mendukung SBY setelah secara konstitusional menjadi Presiden. Jadi, tak salah dengan ilmu sedikit yang Saya punya, Saya ingin menyampaikan uneg-uneg yang ada di kepala Saya. Ketika para pengamat banyak mengidap rasa pesimis, ada baiknya jikalau kita semua elemen bangsa mendukung kabinet ini. Coba bayangkan kalau rasa pesimis itu dihilangkan dan diganti dengan rasa optimis karena kita semua mendukung kabinet ini. Mari kita beri kesempatan kepada kabinet ini untuk "perform their best" kepada bangsa ini. Kritik sih boleh mengkritik, tetapi jangan campuri kritik itu dengan tendensi yang buruk dan rasa pesimis. Kritik yang konstruktif sungguh sangat dibutuhkan mereka, bukan rasa pesimis, tetapi dukungan penuh kepada kabinet mereka. Toh kalau mereka gagal, kita juga punya "hak" untuk menurunkannya. Jadi sekaranglah saatnya untuk mendukung mereka, memberikan restu, seraya mengucapkan "selamat menempuh hidup baru". Tentu, kalau mereka didukung, ada rasa kepercayaan diri pada mereka untuk mengembalikan kejayaan bangsa ini.

Saya teringat ajakan Presiden SBY untuk melepaskan segala atribut parpol, bendera parpol atau apapun itu. Beliau mengatakan saatnya kita bersama, bersatu padu membangun bangsa ini. Bersama kita bisa! Sungguh, ini sebuah ajakan yang mulia jika kita memahaminya.

Kabinet, masyarakat, dan semua elemen bangsa ini seharusnya berjalan seperti orkestra. Gesekan biola yang satu (baca:elemen) bergabung dengan biola yang lain, bahkan dengan harpa, gitar, drum, saxophone,tetapi mereka tetap bisa menampilkan lantunan musik yang harmonis dengan pimpinan dirigen atau mayoret atau apapun namanya. Dan tak lupa, penonton pun bersorai, memberikan tepuk tangan, dan bersiul, larut dalam harmonisasi alat-alat itu. Andaikata mereka menampilkan musik yang jelek, penontonpun bisa mengejek, mencemooh dan meminta even organizer untuk menghentikan pertunjukkan itu. Tentunya, show itu akan dihentikan setelah beberapa saat dan bukan pada saat awal acara. Mengapa? karena di awal pertunjukkan, mereka memberikan tepuk tangan konstruktif buat menyemangati mereka agar mereka sekali lagi "perform their best".

Inilah yang seharusnya yang harus dilakukan oleh kita sebagai elemen dari bangsa ini. Bermain dalam bidang masing-masing (layaknya instrumen musik) namun tetap dalam harmonisasi dan saling mendukung guna menciptakan "harmonisasi musik" yang ciamik. Hidup Indonesia tercinta karena kita semua adalah anggota KABINET ORKESTRA bangsa ini. Pak SBY dan JK, selama Anda menjalankan "alat-alat musik" yang Anda miliki dengan baik, maka Kami akan selalu mendukungmu!!! Selamat bertugas, Pak!! All the best!!